Kamis, 10 November 2011

Perempuan


Siapa bilang  jadi perempuan itu bahagia?  Harus tutup sana..tutup sini.. Coba lihat lelaki..tak pake baju pun tak ada yang menyalahkan.. Tak ada yang menentang. Coba sekali-kali laki-laki itu disuruh menutup seluruh badannya...pasti menangis darah mereka dibuatnya. Tapi perempuan, di hari panas pun mereka malah tetap sabar. Hebatkan perempuan??

Siapa bilang jadi perempuan bahagia? Setiap bulan harus menanggung sakit nyeri. Coba lihat laki-laki , mungkin setahun sekali baru sakit. Sekali sakit, mereka meraung melupakan dunia. Tapi permpuan?? Hidup berpuluh-puluh tahun merasakan sakit tiap bulan, dan mereka tetap tersenyum menyimpan kesakitan yang dialaminya.

Siapa bilang jadi perempuan bahagia? Hati ini Alloh jadikan lembut dan sangat sensitif. Coba lihat orang putus cinta, siapa yang menangis? Siapa yang paling sulit melupakan? Laki-laki setelah putus cinta, cepat mencari pasangan baru. Sungguh lembut hati perempuan. Tapi dengan hati lembut itu, perempuan bisa membuat takluk laki-laki. Hebatkan perempuan?

Siapa bilang jadi perempuan itu senang? Kalau mau pergi-pergi keluar dihinggapi rasa takut. Karena banyak berita-berita orang kena jambret, culik, perkosaan yang  jadi korbannya adalah perempuan. Laki-laki jam dua pagi masih boleh keluar malam, minun kopi atau sekedar noton bola.

Siapa bilang jadi perempuan bahagia? Disebabkan sulitnya menjadi seorang perempuan inilah, banyak perempuan yang merajuk kepada Alloh SWT, mereka berkata “Alloh tidak adil!”. Mengapa Kau lebihkan laki-laki? Mengapa perempuan harus mematuhi suami? Mengapa surga perempuan terdapat di kaki suami? Betapa sulitnya menjadi perempuan. Orang mengatakan “lebih mudah menjaga sepuluh anak lai-laki dari pada menjaga satu anak permpuan.”

Pikiran negatif inilah, yang membuat banyak diantara  mereka yang berada diluar akhirnya menolak. Mereka lebih memilih mengenakan pakaian yang tidak menutup aurat dengan alasan “laki-laki pun bebas memakai pakaian apapun”. Mereka berani berpelukan dengan laki-laki manapun sebagai lambang kebebasan. Mereka sanggup gadaikan diri mereka karena percaya dengan janji manis kekasih yang busuk hati. Kasihan mereka bukan?? Disebabkan fikiran negatif kepada Alloh, mereka merusak diri mereka sendiri. Persoalannya sekarang, apakah benar Aloh SWT tidak adil kepada perempuan?

Tidak adilkah Alloh pada perempuan? Alloh bukannya tidak adil pada perempuan, melainkan Alloh sangat sayang kepada makhluk indah ini. Betul, surga perempuan ada di telapak kaki suami tetapi ingat kembali, ada dimana surga seorang anak laki-lak jika tidak di telapak kaki ibunya? Betul, seorang istri harus patuh dan taat kepada suami. Tetapi coba ingat kembali, kepada siapa seorang anak harus patuh dan taat bahkan tiga kali lipat daripada patuh kepada ayahnya kalau bukan terhadap ibunya?

Untuk laki-laki, surga istri ada pada kaki suami. Jika paling banyak suami memiliki empat orang istri, maka ada empat orang yang surganya ada di bawah telapak kaki laki-laki. Tetapi bagaimana dengan perempuan? Jika seorang perempuan bisa melahirkan 15 anak lai-laki berarti ada 15 orang yang surganya ada di telapak kaki perempuan. Masya Alloh, hebatnya perempuan itu.

Mengapa perempuan itu hebat? Karena Alloh itu sayang pada perempuan. Karena kasih sayang Allah yang menjadikan diri kita ini hebat. Coba dengarkan lagu-lagu yang sering dikumandangkan di radio. Banyak lagu yang berkaitan dengan perempuan bukan? Jarang kita dengar lagu tentang laki-laki. Sangat sayang Allah SWT pada kita, sampai perempuan sangat dikasihi seperti itu di dunia.

Lihat pula apabila seorang laki-laki berjaya, orang akan berkata “Di balik kejayaan seorang laki-laki terdapat seorang perempuan hebat di belakangnya”. Kita tidak pernah berkata atau mendengar “Di balik kejayaan seorang perempuan terdapat Laki-laki hebat di belakangnya”. Sungguh hebat Allah SWT jadikan perempuan itu. Masih tak adilkah Allah SWT pada perempuan?
Hakikatnya, terlampau adil Allah SWT pada perempuan. Dan dikarenakan sulitnya menjadi seorang perempuan, perempuan mudah jika ingin masuk surga. Berdasarkan suatu haadist :
Apabila seorang perempuan mendirikan sembahyang lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadhan), menjaga kehormatan dan taat kepada suami, dia akan disuruh memasuki syurga melalui mana-mana pintu yang dia sukai." (Hadis Riwayat Ahmad)
Tidak adilkah Alloh SWT  pada perempuan? Oh..peremuan  sadarlah! Betapa sayangnya Alloh pada kita. Betapa cintanya Alloh pada kita.
Alloh jadikan perempuan sebagai hiasan dunia. Bayangkan, dunia yang besar ini, dunia yang indah ini, kita yang jadi hiasannya.
“Seindah-indah hiasan dunia adalah wanita sholehah.”
Betapa ruginya, kita sebagai kaum perempuan apabila menolak menjadi hiasan terindah di dunia.

2 komentar:

  1. perempuan adalah keindahan yang terkadang terselubung keberadaannya

    BalasHapus
  2. tapi cuma terkadang kox Is...hehe
    baca artikelku sg goresan pena...

    BalasHapus