Menurut kamu, apa sih yang dipikirkan makhluk yang
namanya laki-laki sama kita? ini menurut survei aku aja yah....aku tanya ke
temen cowoku, dan jawaban dia “cewe itu suka dikibulin, dibo’ongin (aku ngga
tau ini bahasa baku apa ngga, dan aku ngga peduli)”. Coba bayangin, terima ngga
kita dikatain gitu? Aku sih ngga tau dengan kalian tapi kalo diri aku sendiri
jelas-jelas menentang pernyataan itu.
“apa!? Aku ngga percaya sama omongan kamu!” kata
aku
“sekarang kamu liat ya, kalo ada cewe lewat trus
kita para cowo bilang, waah..kamu cantik banget pagi ini, padahal tuh cewe
belom mandi,tetep aja dia seneng.” Kata temenku
“yee..itu mah
namanya dipuji, cowo juga bakalan gitu.”ini sanggahanku
Tapi, setelah aku survei ke temen-temen cewe aku,
aku menyimpulkan ternyata cewe itu memang suka dikibulin. Contohnya adalah pernyataan
salah satu temen cewe aku “kalo aku sih mending dibohongin seumur hidup, ngga
tau apa-apa tentang cowoku daripada aku tahu kalo cowoku tuh selingkuh sama
cewe lain”. Hei, gila banget ngga sih tuh cewe? Masa mending dikibulin daripada
tahu yang sebenarnya. Kalo kata pepatah guys “dibalik kesulitan pasti ada
kemudahan”. Mending kita tahu apa yang sebenarnya terjadi, kita sakit
tapi habis itu kita belajar buat bangkit, kita belajar buat lebih selektif lagi
cari cowo yang bener-bener bisa nempatin kita di hatinya, yang nempatin kita
jadi sandaran hidupnya. Siapa tau aja habis kita bisa nerima semua yang
terjadi, kita bisa nemuin cowo itu. Iya kan?? Kita juga harus percaya kalo
Tuhan bakalan ngasih kita yang terbaik buat kita.
So, Bangun kawan! Buka matamu lebar-lebar! Jangan
terpuruk dalam rayuan gombal! Kita harus bisa buktikan, kita bukan jenis
manusia kelas dua. Kesalahan makan buah kuldi juga bukan kesalahan Hawa semata,
karena Adam juga pengen makan buah itu?! Alloh juga sudah menegaskan ini dalam
firmanNya.
Dan karena Alloh sayang sama kita, kita
diciptakan dari lengkungan tulang rusuk laki-laki, tidak terlalu kuat sehingga
menyamai kodrat laki-laki, tidak juga terlalu lemah hingga jatuh menyembah
kaki. Tapi karena ciptaan Tuhan itu sempurna, kita terbit dari tulang rusuk
kiri laki-laki, bukan dekat kepala untuk dijunjung, bukan dekat bahu untuk
membebani, bukan dekat lengan untuk dipukuli, bukan dekat jari untuk dicubiti,
bukan dekat lutut untuk ditindihi, bukan dekat kaki untuk ditendangi tetapi
dekat pelusuk hati untuk dimuliakan, disayangi dan dicintai.
Andai lelaki itu burung yang terbang, kita
adalah angin lembut yang bersisir-sisiran sepanjang perjalanannya. Tetapi
kerana fitrah kejadian Tuhan, wanita itu kebergantungan hidupnya harus
diserahkan kepada seorang laki-laki yang sanggup melindungi, maka kita pun
tidak selamanya mau menjadi angin semata. Kita juga mau menjadi bunga, yang
menghiasi sayapnya. Kita mau terus bersama-sama dengannya, terbang dari rendah
perkebunan bunga menuju ke langit terbuka, sampai pada perjalananya yang paling
ujung, hingga tua, hingga rapuh dan kemudian mati. Tetapi kita bahagia dalam
dakapannya. Semoga kita semua dipertemukan dengan jodoh yang
baik..InsyaAllah...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar