Kamis, 10 November 2011

Catatan Merah Jambu

Aku juga ngga tau kenapa, Cuma sekarang lagi pengen nulis tentang ini aja. chekidot...
Menurut kamu, apa sih yang dipikirkan makhluk yang namanya laki-laki sama kita? ini menurut survei aku aja yah....aku tanya ke temen cowoku, dan jawaban dia “cewe itu suka dikibulin, dibo’ongin (aku ngga tau ini bahasa baku apa ngga, dan aku ngga peduli)”. Coba bayangin, terima ngga kita dikatain gitu? Aku sih ngga tau dengan kalian tapi kalo diri aku sendiri jelas-jelas menentang pernyataan itu.
“apa!? Aku ngga percaya sama omongan kamu!” kata aku
“sekarang kamu liat ya, kalo ada cewe lewat trus kita para cowo bilang, waah..kamu cantik banget pagi ini, padahal tuh cewe belom mandi,tetep aja dia seneng.” Kata temenku
“yee..itu mah namanya dipuji, cowo juga bakalan gitu.”ini sanggahanku
Tapi, setelah aku survei ke temen-temen cewe aku, aku menyimpulkan ternyata cewe itu memang suka dikibulin. Contohnya adalah pernyataan salah satu temen cewe aku “kalo aku sih mending dibohongin seumur hidup, ngga tau apa-apa tentang cowoku daripada aku tahu kalo cowoku tuh selingkuh sama cewe lain”. Hei, gila banget ngga sih tuh cewe? Masa mending dikibulin daripada tahu yang sebenarnya. Kalo kata pepatah guys “dibalik kesulitan pasti ada kemudahan”. Mending kita tahu apa yang sebenarnya terjadi, kita sakit tapi habis itu kita belajar buat bangkit, kita belajar buat lebih selektif lagi cari cowo yang bener-bener bisa nempatin kita di hatinya, yang nempatin kita jadi sandaran hidupnya. Siapa tau aja habis kita bisa nerima semua yang terjadi, kita bisa nemuin cowo itu. Iya kan?? Kita juga harus percaya kalo Tuhan bakalan ngasih kita yang terbaik buat kita.
So, Bangun kawan! Buka matamu lebar-lebar! Jangan terpuruk dalam rayuan gombal! Kita harus bisa buktikan, kita bukan jenis manusia kelas dua. Kesalahan makan buah kuldi juga bukan kesalahan Hawa semata, karena Adam juga pengen makan buah itu?! Alloh juga sudah menegaskan ini dalam firmanNya.
Dan karena Alloh sayang sama kita, kita diciptakan dari lengkungan tulang rusuk laki-laki, tidak terlalu kuat sehingga menyamai kodrat laki-laki, tidak juga terlalu lemah hingga jatuh menyembah kaki. Tapi karena ciptaan Tuhan itu sempurna, kita terbit dari tulang rusuk kiri laki-laki, bukan dekat kepala untuk dijunjung, bukan dekat bahu untuk membebani, bukan dekat lengan untuk dipukuli, bukan dekat jari untuk dicubiti, bukan dekat lutut untuk ditindihi, bukan dekat kaki untuk ditendangi tetapi dekat pelusuk hati untuk dimuliakan, disayangi dan dicintai.

Andai lelaki itu burung yang terbang, kita adalah angin lembut yang bersisir-sisiran sepanjang perjalanannya. Tetapi kerana fitrah kejadian Tuhan, wanita itu kebergantungan hidupnya harus diserahkan kepada seorang laki-laki yang sanggup melindungi, maka kita pun tidak selamanya mau menjadi angin semata. Kita juga mau menjadi bunga, yang menghiasi sayapnya. Kita mau terus bersama-sama dengannya, terbang dari rendah perkebunan bunga menuju ke langit terbuka, sampai pada perjalananya yang paling ujung, hingga tua, hingga rapuh dan kemudian mati. Tetapi kita bahagia dalam dakapannya. Semoga kita semua dipertemukan dengan jodoh yang baik..InsyaAllah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar