Kamis, 29 Desember 2011
Selasa, 27 Desember 2011
Raja
Oleh sebab itu usahakanlah selalu berprasangka positif, dan hindari pikiran negatif.
Sebagai 'raja' yang baik, kita harus mampu untuk slalu memilih respon positif, meski di tengah lingkungan paling buruk sekalipun!
Jangan pernah berkata atau merasa 'aku gak layak..' Bercita-citalah yang besar... berpikirlah maju!
Kita tidak diciptakan untuk menjadi kalah, tapi diciptakan untuk memberikan kemenangan! :-)
10 tips Makan Sushi
1. Pastikan kita datang bersama teman kita, bawa uang cukup dan kita bisa pake sumpit. Kalo kamu belum bisa pake sumpit, silahkan latihan di rumah atau kamu memilih menggunakan ciptaan hebat Sang Kholiq yaitu “tangan kita”.
2. Begitu masuk kita akan mendengar teriakan pelayan 'irrashaimasen' yang artinya selamat datang. Ciri khas kedai Jepang, mereka meneriakkan kalimat itu secara bersaut-sautan. Tandanya mereka gembira menyambut kita. Enggak perlu dijawab ya. Cukup senyum sambil mencari tempat duduk.
3. Buat kita yang baru pertama kali dan geli melihat ikan mentah, bisa pilih tipe sushi fusion. Artinya, sushi yang sudah dimodifikasi dengan selera internasional. Biasanya sudah matang. Entah itu digoreng, dibalur dengan tepung atau dipanggang. Sering juga ditambah mayonaise atau saus pedas. Salah satu sushi fushion yang paling favorit adalah California Roll. Boleh juga cobain Tamago sushi (sushi telor) atau kappa maki (sushi isi irisan timun).
4. Biar enggak bingung lihat menu, kita mesti tahu dulu kalau sushi memiliki berbagai jenis:
a. Maki sushi = sushi gulung dengan satu jenis ikan/sayuran. Satu piring terdiri atas empat atau enam maki sushi. Ada juga jenis futo maki (futo = gemuk) yang gulungannya besar dan diisi beberapa jenis ikan/sayuran. Satu piring terdiri atas dua futo maki. Sedangkan Temaki adalah sushi gulung berbentuk cone.
b. Nigiri sushi = sushi yang diatasnya diletakkan ikan.
c. Aburi sushi = sushi dengan ikan yang dipanggang setengah matang. Aburi sushi modern kadang ditambah olesan mayonase. Boleh nih jadi pilihan buat kita yang enggak suka sushi mentah.
d. Gunkan maki = sushi berbentuk silinder dan dibungkus nori (rumput laut).
5. Banyak sekali ikan dan seafood yang bisa dijadikan sushi. Beberapa yang umum: maguro (tuna), toro (tuna belly), sake (salmon), tobiko (ikan terbang), ebi (udang), hotate (kerang), kani(kepiting olahan), ika (cumi-cumi), tako (gurita), dan roe (telur ikan).
6. Sushi beda lho dengan sashimi. Sushi adalah ikan mentah yang dilengkapi dengan nasi. Sementara sashimi hanya ikan mentah saja, enggak ada nasinya. Di setiap kedai sushi biasanya tersedia sashimi.
7. Gimana cara makan sushi yang benar? Pertama tuangkan soy sauce (kecap asin) dalam wadah kecil. Bisa ditambahkan sedikit ramuan rempah-rempah yang tersedia. Lalu celupkan sushi pada soy sauce sedikiiit aja. Jangan salah ya, yang dicelupkan adalah bagian ikan bukan nasi!
8. Jangan lupa tambahan wasabi. Cara yang benar menggunakan wasabi (pasta berwarna hijau muda) adalah dengan mengolesi sedikit wasabi pada bagian ikan, lalu celupkan ke soy sauce. Tapi sekarang umum juga mencampurkan wasabi pada soy sauce. Hati-hati jangan kebanyakan,nanti bisa kepedesan.
9. Sushi itu sekali gigit atau gimana? Hmmm tergantung ukuran sushinya. Di Jepang, aslinya ukuran sushi kecil, jadi bisa sekali gigit. Pada perkembangannya, meniru resto sushi di Amrik, ukuran sushi jadi besar sehingga sulit untuk sekali gigit. Jadi terserah pada lebarnya mulut kita,deh. ^__^
10. Setelah selesai makan kita boleh bilang 'gochisosama deshita' yang artinya terima kasih atas makanannya.' Atau 'oishiikatta' (= enak). Gimana, udah enggak nervous kan masuk kedai sushi? Selamat makan. Itadakimasu. :D
Kamis, 24 November 2011
Seni Mendengar
Begitupun jika kita saksikan pada bayi yang baru lahir. Indra pendengaran lebih dulu berfungsi daripada yang lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih susah daripada berbicara? Meski secara kasat mata mendengar adalah hal yang gampang, namun nyatanya banyak orang yang lebih suka didengarkan daripada mendengarkan.
Mendengarkan merupakan bagian esensi yang menentukan komunikasi efektif. Tanpa kemampuan mendengar yang bagus, biasanya akan muncul banyak masalah. Yang sering terjadi, kita merasa bahwa kitalah yang paling benar. Kita tidak tertarik untuk mendengarkan opini yang berbeda dan hanya tergantung pada cara kita. Selalu merasa benar, paling kompeten, dan tidak pernah melakukan kesalahan. Duh... malaikat kali! :-) Jika kita selalu merasa bahwa diri kita benar, dan cara kitalah yang paling tepat, itu berarti kita tidak pernah mendengarkan. Ide dan opini kita sangat sukar untuk diubah jika fakta tidak mendukung keyakinan kita. Bahkan kalau ada fakta pun kita mungkin hanya akan sekedar meliriknya saja. Mungkin saat ini kita nyaman dengan cara kita, tapi untuk jangka waktu yg panjang, orang-orang akan menolak dan membenci kita. Jika kita mau mulai mendengarkan orang lain, maka suatu saat kita akan menyadari kesalahan kita. Jawaban untuk mengatasi sifat ini adalah mengasah skill mendengar aktif. Mendengar tidak selalu dengan tutup mulut, tapi juga melibatkan partisipasi aktif kita. Mendengar yang baik bukan berharap datangnya giliran berbicara. Mendengar adalah komitmen untuk memahami pembicaraan dan perasaan lawan bicara kita. Ini juga sebagai bentuk penghargaan bahwa apa yang orang lain bicarakan adalah bermanfaat untuk kita. Pada saat yang sama kita juga bisa mengambil manfaat yang maksimal dari pembicaraan tersebut.
Seni mendengar dapat membangun sebuah relationship. Jika kita melakukannya dengan baik, orang-orang akan tertarik dengan kita dan interaksi kita akan semakin harmonis. Berikut teknik mudah yang dapat dipraktekkan
1. Peliharalah kontak mata dengan baik. Ini menunjukkan kepada lawan bicara tentang keterbukaan dan kesungguhan kita
2. Condongkan tubuh ke depan. Ini menunjukkan ketertarikan kita pada topik pembicaraan. Cara ini juga akan mengingatkan kita untuk memiliki sudat pandang yang lain, yaitu tidak hanya fokus pada diri kita.
3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang butuh klarifikasi atau ada informasi baru yang perlu kita selidiki dari lawan bicara kita.
4. Buat selingan pembicaraan yang menarik. Hal ini bisa membuat percakapan lebih hidup dan tidak monoton.
5. Cuplik atau ulang beberapa kata yang diucapkan oleh lawan bicara kita. Ini menunjukkan bahwa kita memang mendengarkan dengan baik hingga hapal beberapa cuplikan kata.
6. Buatlah komitmen untuk memahami apa yang ia katakan, meskipun kita tidak suka atau marah. Dari sini kita akan mengetahui nilai-nilai yang diterapkan lawan bicara kita, yang mungkin berbeda dengan nilai yang kita terapkan.
Dengan berusaha untuk memahami, bisa jadi kita akan menemukan sudut pandang, wawasan, persepsi atau kesadaran baru, yang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya. Seorang pendengar yang baik sebenarnya hampir sama menariknya dengan pembicara yang baik. Jika kita selalu pada pola yang benar untuk jangka waktu tertentu, maka suatu saat kita akan merasakan manfaatnya. Prosesnya mungkin akan terasa lama dan menjemukan, tapi lama-kelamaan akan terasa berharganya upaya yang telah kita lakukan. Kita akan merasa lebih baik atas diri kita, hubungan kita, teman-teman kita, anak-anak kita, maupun pekerjaan.
Kesimpulan: Jadilah pendengar yang baik, karena sifat ini bisa menjadi kunci untuk mengembangkan pikiran yang positif, dan merupakan salah satu tanggauntuk mencapai kesuksesan! :-)
Jumat, 18 November 2011
The First My Sushi
Rabu, 16 November 2011
Live is Simple
Kamis, 10 November 2011
Perempuan
Catatan Merah Jambu
Sabtu, 15 Oktober 2011
Rindu
Semuanya terasa berdesing cepat
menembus awan...
Saat kau berjalan...
sebagian nafasku kau tawan..
dan bayangmu kau tinggal..
Aku tak bisa tertawa
Aku tak bisa bernyani
Aku tak bisa mendengar
aku buta
aku merindu
Sesak nafasku meikirkanmu..
dan sialnya..
kau tetap ada disitu
berharap kau disini..
aku merindu
Aku Cemburu!!
Di hening pagi,
Ketika sang surya masih lagi samar-samar memancarkan sinarnya,
Ketika dedaunan masih basah disirami embun,
Ketika seluruh alam masih lagi sunyi,
Diriku hanya bertemankan sepi.
Aku melihat alam ciptaan Allah,
Langit yg membiru dan terbentang luas,
Pokok-pokok hijau yang tidak henti berzikir kepada Allah,
Kerdil aku rasakan ketika berada di hadapanMu, ya Allah,
Aku tertunduk,
Tubir mata mula digenangi air jernih,
Aku hanyut dibawa bayangan minda.
Peristiwa-peristiwa semalam,
Seringkali menerjah minda,
Biarpun cuba dipadam dan dilupa,
Namun parut tidak akan pergi begitu sahaja,
Pengalaman hidup jauh dari jalan redhaNya,
Membuatkanku benar-benar derita,
Tidak mahu aku kembali melalui jalan yang sama.
Ya Allah, aku cemburu!
Aku cemburu kepada mereka,
Mereka yang mempunyai hati yg dipenuhi dengan cinta,
Cinta kepada siapa?
Cinta kepadaMu wahai Tuhan yg menciptakanku,
Jiwa mereka dihiasi dengan semangat jihad,
Hati mereka diterangi dengan nur cinta yang abadi,
Iman memenuhi kamar sanubari,
Jalan perjuangan sedia mereka tempuhi,
Walaupun mmpunyai ranjau yg melukai.
Segala dugaan yang mendatang,
Dengan tabah mereka lalui,
Setiap tohmahan dan cacian,
Tidak pula mereka peduli,
Kerana hati mereka begitu asyik,
Terleka dan tenggelam oleh manisnya cinta.
Sedang aku di sini,
Dalam kesamaran masih tercari-cari,
Ke manakah hala tuju diri,
Setiap kelemahan berdikit-dikit ku cuba baiki,
Membersihkan kembali segumpal darah yang bernama hati,
Iman yang baru mula untuk berbuah,
Aku rasa begitu payah untuk dipertahankan.
Betapa hebatnya peperangan,
Yang terjadi antara iman dan nafsu,
Terkadang aku berasa ingin berhenti,
Berhenti daripada meneruskan langkah ini,
Tetapi aku tahu,
Bukan mudah untuk menggapai cinta hakiki,
Pengorbanan dan kesakitan harus aku lalui,
Demi sebuah pengakhiran yang bahagia,
Iaitu sebuah tempat di syurga yang ku damba.
Hembusan bayu menyedarkanku kembali,
Ya Allahu Ya Rabbi,
CintaMu menjadi dambaanku,
Dalam keheningan pagi ini,
Aku menadahkan tangan,
Bemohon dan merayu kepadaMu,
Ampunkan segala dosa-dosaku,
Walaupun amat berat dugaan yang Engkau berikan,
Demi setitis cinta aku relakan,
Ya Allah berikanku kekuatan,
Amin ya Rabbal 'Alamin...
Sabtu, 24 September 2011
Kamis, 22 September 2011
Goresan Penaku
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas. Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku. Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku. Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau. Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi. Seseorang yang membuatku merasa sebagai wanita shalehah ketika aku berada di sisinya. Seseorang yang bisa menjadi sang nahkoda kapal. Seseorang yang bisa menjadi penawar. Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang.
Ya..Rabbi…… Aku tak meminta seseorang yang sempurna...hingga dia dapat membuatku sempurna di mataMu. Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seorang yang membutuhkan doaku. Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup. Aku tidak mengharap dia semulia abu bakar Radhiyallahu, Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu, Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid Radhiyallahu Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan usamah Radhiyallahu. Aku hanya mengharap seorang mujahid akhir zaman, Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka, Membangun keturunan yang sholeh dan sholehah, Membangun peradaban, dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat. Karena aku sadar aku bukanlah orang yang semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha. Aku hanyalah seorang perempuan akhir zaman yang punya cita dan cinta.
Ya…..Rabbii ……. Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku. Buatlah aku menjadi perempuan yang dapat membuatnya bangga. Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku. Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu. Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya. Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat.
Kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik. Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap. Perkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaat. Pernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalanan Tapi awal sebuah langkah. Karenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian untuk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya Rabbi Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: ” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”. Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan….
Astaghfirullah,
Wallahu’alam bisshowab
Dari akhwat yang membutuhkan ampunan Allah azzawajalla, dan mengharapkan doaku dikabulkanNYA untuk mendapatkan mujahidku.
Selasa, 19 Juli 2011
AYAM....
|
Kamis, 14 Juli 2011
cerita Indomieku Part II
Ini cerita Indomie ku...
A : Mas Indomie nya ada apa aja sih??
B : Ada Indomie Goreng dll mas...
A : Oke deh Indomie Gorengnya satu
B : Wani piro....!! hahaha
Text 7
waktu aku sekolah di SD, aku punya temen namanya nia. suatu hari nia lupa bawa bekal makan dan lupa bawa uang. kebetulan aku bawa indomi. aku remas indomi-nya lalu aku taburi dengan bumbunya, susudah itu aku makan lalu nia aku beri bungkusnya. jadi kami berbagi indomi pada waktu it, aku isinya dia bungkusnya.
itu ceritaku, mana ceritamu??
Text 8
Dulu Ane Kalo Nonton TV Bareng Temen
Ane Slalu Bikin 1 Mangkok Indomi Buat Ane Dan Temen Ane
Sekarang Dia Sudah Tiada
Ane Jadi Senang
Karena Gak Usah Bagi Bagi Indomi Lagi Ke Temen Ane
Itu Ceritaku , Mana Ceritamu ?
Text 9
pas aku pulang skola,, aku lapeerrrrr banget..
aku inget ada indomie rebus di dalem tas ku,,.
nah langsung aja aku masak di kompor...
karna perut udah dari tadi keroncongan ,, saya langsung aja habisin mienya tanpa bersisa
sewaktu aku lagi ambil minum,, saya baru sadar bumbunya blom dicampur..
ya udah saya campur aja bumbunya sama air minum ..
itu cerita indomie ku ,,, apa cerita indomie mu??
taro depan dong gan..
Text 10
Ini pensil. Ini Indomie. Daripada makan pensil, mending makan Indomie. Jelek iklannya ? Biarin, yang penting Indomie !
Itu ceritaku yang lain, apa ceritamu ?
Text 11
Malam Malam Jam 12 Ane Bangun Trus Laper
Ane Bikin Indomi Kuah . Pas Ane Mo Makan Mangkoknya Pecah
Ane Bikin Lagi 1 Indomie Kuah . Tapi Pake Mangkok Plastik
Ane Mo Makan . Tiba Tiba Mangkoknya jatoh Dari Meja
Abis Itu Ane Bikin Lagi Indomi Kuah . Ane taro Di Lantai Biar Gak Jatoh
Tiba Tiba Kebalik Tuh Indomi Kuah .Ane Kesel. Ane Coba Bikin indomi Kuah Lagi
Ane Taro Mangkok Plastiknya Di lantai Abis Itu Ane Lem Bawahnya.
Eh Tiba Tiba Mangkoknya Miring Miring Dan Kuahnya Tumpah Tumpah .
Ane Serem Dong Tiba Tiba Bisa Gitu . Ane Kira Ada Makhluk Halus .
Yaudah Ane Liat Aje Iklan Di TV ( Gak Jadi Makan ) . Pas Ane Liat .
Gataunya Iklan Indomi Bunyinya " Kuahnya NENDANG BANGET "
Pantes Aje Mangkok Ane Ancur . Mangkok Ane Kan Lom Tahan. Ini ceritaku mana ceritamu?
Text 12
suatu hari di bulan romadan aku pengen buka puasa pake indomie
karena indomienya abis, jadi aku beli mie sedap
tiba tiba ada pak haji lewat nanyain 'ga taraweh?"
"ga pak lagi sakit!" terpaksa bohong
terus pak haji lliat tuh mie sedap aku
dia tanya "enak ga tuh emihnya?"
aku berkata "enak"
pak haji pun ikut makan dan ia berkata
Soal rasa lidah ga bisa bohong
itu cerita ku mana cerita mu
cerita Indomieku Part II
Text 6
Ini cerita Indomie ku...
A : Mas Indomie nya ada apa aja sih??
B : Ada Indomie Goreng dll mas...
A : Oke deh Indomie Gorengnya satu
B : Wani piro....!! hahaha
Text 7
waktu aku sekolah di SD, aku punya temen namanya nia. suatu hari nia lupa bawa bekal makan dan lupa bawa uang. kebetulan aku bawa indomi. aku remas indomi-nya lalu aku taburi dengan bumbunya, susudah itu aku makan lalu nia aku beri bungkusnya. jadi kami berbagi indomi pada waktu it, aku isinya dia bungkusnya.
itu ceritaku, mana ceritamu??
Text 8
Dulu Ane Kalo Nonton TV Bareng Temen
Ane Slalu Bikin 1 Mangkok Indomi Buat Ane Dan Temen Ane
Sekarang Dia Sudah Tiada
Ane Jadi Senang
Karena Gak Usah Bagi Bagi Indomi Lagi Ke Temen Ane
Itu Ceritaku , Mana Ceritamu ? 
Text 9
pas aku pulang skola,, aku lapeerrrrr banget..
aku inget ada indomie rebus di dalem tas ku,,.
nah langsung aja aku masak di kompor...
karna perut udah dari tadi keroncongan ,, saya langsung aja habisin mienya tanpa bersisa ![]()
sewaktu aku lagi ambil minum,, saya baru sadar bumbunya blom dicampur..
ya udah saya campur aja bumbunya sama air minum
..
itu cerita indomie ku ,,, apa cerita indomie mu??
taro depan dong gan.. ![]()
Text 10
Ini pensil. Ini Indomie. Daripada makan pensil, mending makan Indomie. Jelek iklannya ? Biarin, yang penting Indomie !
Itu ceritaku yang lain, apa ceritamu ?
Text 11
Malam Malam Jam 12 Ane Bangun Trus Laper
Ane Bikin Indomi Kuah . Pas Ane Mo Makan Mangkoknya Pecah
Ane Bikin Lagi 1 Indomie Kuah . Tapi Pake Mangkok Plastik
Ane Mo Makan . Tiba Tiba Mangkoknya jatoh Dari Meja
Abis Itu Ane Bikin Lagi Indomi Kuah . Ane taro Di Lantai Biar Gak Jatoh
Tiba Tiba Kebalik Tuh Indomi Kuah .Ane Kesel. Ane Coba Bikin indomi Kuah Lagi
Ane Taro Mangkok Plastiknya Di lantai Abis Itu Ane Lem Bawahnya.
Eh Tiba Tiba Mangkoknya Miring Miring Dan Kuahnya Tumpah Tumpah .
Ane Serem Dong Tiba Tiba Bisa Gitu . Ane Kira Ada Makhluk Halus .
Yaudah Ane Liat Aje Iklan Di TV ( Gak Jadi Makan ) . Pas Ane Liat .
Gataunya Iklan Indomi Bunyinya " Kuahnya NENDANG BANGET "
Pantes Aje Mangkok Ane Ancur . Mangkok Ane Kan Lom Tahan. Ini ceritaku mana ceritamu?
Text 12
suatu hari di bulan romadan aku pengen buka puasa pake indomie
karena indomienya abis, jadi aku beli mie sedap
tiba tiba ada pak haji lewat nanyain 'ga taraweh?"
"ga pak lagi sakit!" terpaksa bohong
terus pak haji lliat tuh mie sedap aku
dia tanya "enak ga tuh emihnya?"
aku berkata "enak"
pak haji pun ikut makan dan ia berkata
Soal rasa lidah ga bisa bohong
itu cerita ku mana cerita mu














